( bonggol pisang dan Batang Pisang )
Bonggol dan batang pisang kaya akan unsur hara makro dan mikro seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), dan Magnesium (Mg), serta mengandung Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami.
Kandungan Unsur
Secara umum, bonggol dan batang pisang mengandung unsur-unsur berikut:
- Unsur Hara Makro: Karbon (C), Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) dalam jumlah yang signifikan. Batang pisang kering dapat mengandung N sebesar 1,24%, P 1,50%, dan K 2,70%.
- Unsur Hara Mikro: Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), zat besi, dan lain-lain.
- Zat Pengatur Tumbuh (ZPT): Mengandung hormon alami seperti giberelin dan sitokinin, yang bermanfaat untuk memacu pertumbuhan tanaman dan akar.
- Mikroorganisme Lokal (MOL): Menjadi media yang baik untuk pertumbuhan berbagai mikroba bermanfaat seperti Azospirillium, Azotobacter, dan Bacillus yang membantu memperbaiki kualitas tanah.
Perubahan Kandungan Akibat Fermentasi
Saat difermentasi (dibuat menjadi pupuk organik cair atau MOL), kandungannya tidak berkurang, melainkan berubah bentuk menjadi lebih tersedia dan mudah diserap oleh tanaman.
- Peningkatan Ketersediaan Nutrisi: Proses fermentasi dengan bantuan mikroorganisme akan mengurai senyawa organik kompleks (seperti selulosa dan hemiselulosa) menjadi bentuk yang lebih sederhana dan larut dalam air. Ini membuat unsur hara seperti N, P, dan K lebih mudah diakses dan dimanfaatkan oleh sistem perakaran tanaman.
- Aktivasi Mikroorganisme: Fermentasi meningkatkan jumlah dan aktivitas mikroorganisme baik yang berperan sebagai starter dalam pembuatan pupuk dan memperbaiki kesuburan tanah.
Kegunaan Air Hasil Fermentasi untuk Tanaman Padi
Ya, air hasil fermentasi bonggol dan batang pisang (dikenal sebagai MOL bonggol pisang) sangat berguna untuk tanaman padi. Manfaatnya meliputi:
- Memacu Pertumbuhan: Kandungan ZPT alaminya membantu mempercepat pertumbuhan tanaman dan perkembangan akar padi.
- Memperbaiki Struktur Tanah: Sumbangan bahan organik dari pupuk cair ini dapat memperbaiki kemampuan tanah dalam memegang air dan meningkatkan kesehatan tanah.
- Menyediakan Unsur Hara Lengkap: Sebagai pupuk organik cair, ia menyediakan kombinasi unsur hara makro dan mikro yang esensial untuk nutrisi padi secara alami.
- Alternatif Pupuk Kimia: Dapat digunakan sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, membantu meningkatkan produktivitas tanaman padi secara berkelanjutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar